Salah seorang peserta aksi unjuk rasa untuk mendukung penerapan hukum pidana Islam. (bdnews24.com)
Puluhan ribu warga Malaysia berunjuk rasa di ibukota, Sabtu (18/2). Mereka mendukung penerapan hukum pidana Islam atau hudud.

RUU 335 akan membuka jalan bagi penerapan hudud sepenuhnya, seperti hukuman potong tangan dan rajam.

Tuan Ibrahim Tuan Man, wakil presiden dari partai Islamis Malaysia (PAS) mengatakan, 100.000 orang diperkirakan menghadiri unjuk rasa tersebut.

PAS telah mengusulkan RUU 335 sejak tahun lalu, tapi sempat menarikkannya untuk penyesuaian dengan konstitusi.

RUU ini akan diperkenalkan lagi kepada parlemen bulan Maret mendatang.

Para pengkritik (sekuler dan non-Islam) mengklaim, penerapan RUU hudud dapat mengganggu "struktur masyarakat multi-budaya dan multi-agama di Malaysia".

Petinggi-petinggi dari tiga partai etnis Cina dan India dalam koalisi pemerintahan Barisan Nasional, mengancam mundur dari kabinet jika RUU disahkan.

peserta aksi unjuk rasa untuk mendukung penerapan hukum pidana Islam. (sg.thenet24h.com)
"Yang disebut (RUU) 'pemberdayaan' Pengadilan Syariah hanya akan memberikan perlakuan yang tidak adil antara Muslim dengan non-Muslim di hadapan hukum", ujar LSM Bebas.

Saat ini kasus pidana ditangani oleh hukum federal Malaysia. Sedangkan, Pengadilan Syariah berada di bawah yurisdiksi negara bagian dan hanya terbatas dalam masalah keluarga, seperti perceraian dan warisan.

Para pendukung RUU Islam mengatakan, unjuk rasa bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran kelompok minoritas.

Menurut Ismail Borhan (33), seorang insinyur yang menghadiri rapat umum. Tujuan RUU adalah dimungkinkannya hukuman yang adil atau sepadan, serta dapat menjadi pencegah kejahatan (pembatas/had).

"Mereka yang menentang RUU memiliki pengetahuan yang kurang (terhadap Islam), hanya menentang karena memang untuk menentang", katanya.

Selama beberapa dekade, PAS berupaya mendorong Malaysia agar mengadopsi hukum hudud di negara bagian Kelantan.

Alasannya, mendukung hukum Islam adalah kewajiban mayoritas Muslim Melayu di negara itu. (Reuters)
Seorang pria tengah berlari saat terjadi serangan udara di wilayah oposisi, Douma (19/2/2017. REUTERS)
Pasukan rezim Suriah menembakkan roket ke wilayah oposisi di Qaboun, pinggiran kota Damaskus, pada Minggu (19/2). Serangan sendiri dimulai sehari sebelumnya.

Kelompok pemantau SOHR mengatakan ada 1 orang korban tewas, sedangkan dari sumber medis memberikan angka kematian sebanyak 13 warga.

Menurut sumber itu, serangan hari Minggu merupakan yang terbesar di daerah Qaboun dalam dua tahun ini.

Saksi mengatakan, ratusan keluarga meninggalkan rumahnya di Qaboun dan mencari perlindungan ke Ghouta Timur, dilansir dari Reuters.

Serangan tentara rezim juga menghantam kota Douma, basis utama oposisi Islam di Ghouta timur. Akibatnya, 2 orang menjadi korban, menurut petugas medis di sana.

Di lain sisi, menurut milisi Syi'ah Hezbollah, ada tiga ledakan juga menghantam daerah rezim, dekat pusat kota Damaskus. Namun tidak ada laporan jumlah korban.

Belum ada keterangan dari pihak rezim mengenai pertempuran di sekitar Damaskus.

Penyerangan ini dinilai telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang diprakarsai Rusia dan Turki.

Bentrokan juga berlangsung di kota Dara'a. Oposisi mengatakan membuat kemajuan dalam upaya merebut distrik strategis, Manshiya, dekat perbatasan Yordania.

Sebaliknya, tentara rezim Suriah berusaha merebut kembali pos-pos di Manshiya dari tangan oposisi. Menyebabkan tarik ulur si front tersebut.

Jet tempur Assad/Rusia juga menyerang wilayah oposisi di kota perbatasan lain, Nasib, dekat Dara'a. Gempuran itu menewaskan sedikitnya enam warga sipil, menurut juru bicara oposisi dan dokter setempat.

Serangan udara meningkat selama beberapa hari terakhir di sekitar Dara'a. Menurut warga, pengeboman membuat beberapa rumah sakit dan tangki air tidak dapat beroperasi. (Reuters).
Muslim Rohingya berjalan mengungsi dari Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Banyak dari mereka mengungsi ke Bangladesh (27/10/16, Reuters)

Dua tentara Myanmar terluka dalam bentrokan dengan sekelompok orang bersenjata di negara bagian Rakhine, Jum'at (17/2) lalu, menurut pejabat penasehat negara.

"Pasukan saat itu sedang menjaga para pekerja pagar perbatasan di Buthidaung. Mereka diserang oleh sekitar 30 orang bersenjata berseragam hitam dari bukit-bukit di sisi Bangladesh", kata pernyataan.

Penyerang bersenjata itu mundur saat tentara membalas tembakan.

Tentara Myanmar dengan persenjataan lama, di Muangdaw, Rakhine

Pihak keamanan Myanmar masih berusaha mengumpulkan informasi mengenai jumlah korban dari kelompok bersenjata.

Kantor berita Reuters belum bisa menghubungi penjaga perbatasan untuk konfirmasi, sementara kantor Penasihat Negara dan militer Myanmar belum menanggapi lebih lanjut berita itu.

Pekan lalu, Myanmar mengatakan situasi di Rakhine utara telah stabil, sehingga operasi keamanan di daerah Muslim Rohingya itu diakhiri.

Operasi panjang dilaksanakan dengan alasan mencari pelaku penyerangan pos perbatasan dekat Bangladesh pada 9 Oktober 2016. Saat itu, 9 polisi tewas.

Pemerintah Myanmar menyalahkan komunitas Muslim Rohingya dan menuduh adanya dukungan militan asing.

Namun, menurut PBB, justru terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan dan pembersihan etnis dalam operasi keamanan tentara Myanmar.

Hampir 70.000 penduduk Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak operasi dilaksanakan, seperti perkiraan PBB. (Reuters)
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir pada Konferensi Keamanan di Munich (Reuters)

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, pada Minggu (19/2), menolak ajakan Iran untuk berdialog.

Ia mengatakan, Iran adalah sponsor utama terorisme dunia, memiliki kekuatan yang menghacurkan stabilitas Timur Tengah, dan memiliki keinginan untuk "menghancurkan kita."

"Iran tetap menjadi sponsor utama terorisme di dunia", ujar al-Jubeir, pada Konferensi Keamanan di Munich.

"Mereka bertekad membalikan peta kekuatan di Timur Tengah ... (dan) sebelum Iran mengubah perilakunya tersebut, akan sulit berurusan dengan negara seperti itu", tegasnya.

Iran adalah pendukung pemerintahan rezim Basyar al-Assad di Suriah, dan menyuplai kelompok pemberontak (Syi'ah) Houthi di Yaman, juga kelompok-kelompok pelaku kekerasan lain di kawasan, menurut al-Jubeir.

Menurutnya, masyarakat internasional perlu membuat "garis merah" pembatas agar dapat menghentikan tindakan Iran.

Pekan lalu, Presiden Republik Syi'ah Iran, Hassan Rouhani, berkunjung ke 2 negara teluk Arab. Yaitu Oman dan Kuwait.

Dalam kesempatan itu, Rouhani mengutarakan kemungkinan memperbaiki hubungan dengan negara-negara Arab.

Beberapa tahun terakhir, Arab mengecam Iran yang menggunakan sektarianisme Syi'ah untuk memperkuat pengaruhnya.

Bahrain misalnya, oposisi Syi'ah yang didukung Iran ingin menjungkalkan kekuasaan Raja Sunni. Sementara di Yaman, para alumni Syi'ah dari Iran melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah sah.

Namun, Iran kerap membantah tuduhan menyuplai pemberontakan Syi'ah, meski secara politik terang-terangan mengungkapkan dukungannya. (Reuters/rslh)
Gedung parlemen Indonesia

Polda Metro Jaya mempersilakan aksi 212 'jilid 2' atau pada 21 Februari 2017 di Gedung DPR/MPR.

Aksi ini rencananya "hanya" akan diikuti 10 ribu massa dari Forum Umat Islam (FUI) serta sudah ditandatangani Bernard Abdul Jabar, selaku pemimpin aksi.

"Massa sekitar 10 ribu, di suratnya. Maka pihak Polda Metro Jaya akan menyiapkan beberapa personel untuk mengamankan", ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dikutip Liputa6.

Personel yang akan diturunkan mengamankan aksi 212 merupakan gabungan dari kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Personelnya banyaklah, sama TNI juga gabungan. Kita akan komunikasikan, arahnya ke mana yang dituju, kita akan bicarakan", ujarnya.

Menurut Argo, pihaknya tak melarang perwakilan aksi nanti akan bertemu dengan anggota DPR.

"Makanya mau kita komunikasikan. Kalau kami kan sifatnya hanya memberikan keamanan saja. Kalau mau ketemu pimpinan dewan itu hak mereka. Kita hanya mengamankan kegiatan tersebut (aksi 212)", kata Argo.

Habib Rizieq belum pasti ikut aksi
Aksi 212 akan digelar oleh ormas Islam di Kawasan Gedung DPR, Jakarta, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Agenda yang digagas oleh FUI direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah kiai dan habib.

Namun belum pasti apakan 212 kali akan dihadiri petinggi GNPF-MUI dari FPI, Habib Rizieq Shihab.

"Untuk Habib (Rizieq Shihab) bisa ya bisa tidak (hadir)", ujar juru bica FPI Slamet Maarif kepada Liputan6, Senin (20/2).

Ia juga menegaskan tak ada pemaksaan bagi para laskar FPI untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dibebaskan soal partisipasi agenda itu.

"Untuk simpatisan dan angota FPI bagi yang mau ikut kami persilakan. Karena bagian dari hak warga negara", ujarnya.

Dalam aksi 212, ada beberapa aspirasi yang akan disuarakan. FUI meminta DPR sebagai lembaga legislatif sekaligus pengawas agar menekan pemerintah melakukan ketentuan undang-undang.

"Tuntutan minimal dua, terkait kasus penistaan agama kita minta terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar ditahan. Kemudian kita minta kepada Menteri Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo) segera memberhentikan Ahok, karena statusnya sebagai terdakwa", ujar Sekjen FUI Muhammad al-Khaththath.

"Kita minta kepada DPR agar dapat meminta penegak hukum untuk menyetop kriminalisasi terhadap ulama", imbuhnya. (Liputan6)
USS Carl Vinson menggunakan bahan bakar nuklir setelah pemugaran
Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Carl Vinson ke perairan sengketa Laut China Selatan, dalam rangka "operasi rutin" maritim.

Menurut pernyataan Angkatan Laut AS, pengangkut 60 pesawat tempur dengan bobot 97 ribu ton ini berlayar mulai Sabtu (18/2), didampingi oleh kapal penghancur Wayne E Meyer.

Operasi dilaksanakan di tengah ketegangan AS dan China soal teritori dan perdagangan, seiring sikap keras pemerintahan Donald Trump terhadap negara Komunis tersebut.

Menteri luar negeri baru AS, Rex Tillerson, menyebutkan, China mesti diblokir dari pulau-pulau buatannya di perairan tersebut.

Hal ini mungkin berpotensi membuka konfrontasi antara kedua negara Adidaya.

Rabu pekan lalu, Kementerian Luar Negeri China menyatakan telah mendengar rencana pelayaran kapal induk AS itu dan memeringatkan Washington agar tidak mengganggu kedaulatannya.

"China menghormati dan menjunjung kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut China Selatan, yang dinikmati sejumlah negara di bawah hukum internasional, tapi menolak dengan keras upaya negara manapun untuk melecehkan kedaulatan China dan keamanan atas nama kebebasan tersebut", kata juru bicara Kementerian, Geng Shuang, dikutip CNN Indonesia, Senin (20/2).

Laut China Selatan adalah rute pelayaran krusial bagi sejumlah negara yang memperebutkannya.

China memang mempunyai sejarah panjang soal persengketaan perairan tersebut. Mengklaim lebih dari 80% perairan dengan alasan "historis".

Termasuk pulau-pulau kecil dan karang yang berjarak lebih dari 1.000 km dari daratannya. China juga membuat sejumlah pulau buatan di kawasan itu dan menempatkan kekuatan militer.

Klaim sepihak Beijing ditentang para tetangganya seperti Filipina, Malaysia, Brunei dan Vietnam.

Menurut pemerintah AS, China sudah membangun kembali sebagian besar Kepulauan Spratly sejak 2014.

Meski Amerika tidak berpihak dalam sengketa laut ini, namun kapal-kapal perangnya melaksanakan operasi rutin "kebebasan berlayar" dekat pulau-pulau tersebut, serta memancing peringatan Beijing.

Kejadian terakhir dilakukan oleh kapal penghancur USS Decatur, Oktober lalu. Saat itu, China menyebutnya sebagai pelanggaran besar hukum dan provokasi yang disengaja.

Tapi belum diketahui apakah USS Vinson dan Meyer akan melakukan hal serupa. (CNN Indonesia)
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan
DPP PPP menilai, alasan PDI Perjuangan mengajak tiga partai pendukung Agus-Sylvi agar mengalihkan dukungan kepada Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, kurang bijak.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sekjen DPP PPP Arsul Sani, menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristianto.

Hasto sebelumnya mengatakan, PPP, PAN dan PKB akan diajak mendukung Ahok karena ketiganya adalah partai koalisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Diakui Arsul, PPP berkoalisi dengan PDIP, Golkar, Nasdem ataupun Hanura di banyak Pilkada. Seperti Banten, Gorontalo, sampai Aceh.

Namun ia menggarisbawahi, kebersamaan tidaklah di semua Pilkada. Sebab, ada kearifan lokal yang harus dipertimbangkan masing-masing partai politik.

Seperti di Banten, PPP berkoalisi dengan PDIP dan Nasdem, tapi tidak dengan Golkar, Hanura dan PAN.

Begitu juga di Gorontalo sampai Aceh. Itulah yang disebut dengan kearifan lokal.

"Makanya menjadi tidak bijak kalau kemudian di Pilkada DKI itu dikonstruksikan 100 persen koalisi pemerintahan di tingkat nasional", kata Arsul kepada JPNN, Minggu (19/2).

Kalau koalisi tingkat nasional ingin dipolakan di semua Pilkada, idelanya hal itu harus lebih dulu dibicarakan sebelum pencalonan.

Karenanya, PPP dan mungkin juga PKB dan PAN, masih belum dipastikan apakah akan mendukung Ahok-Djarot atau Anies-Sandi.

"Artinya tiga partai yang mendukung paslon satu akan ke mana, masih tentatif dong", tambah anggota Komisi III DPR ini.

Sebelumnya, menurut sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto, komunikasi segera dilakukan guna menghadapi coblosan ronde 2 yang akan digelar 19 April 2017.

PDIP bahkan menugaskan 3 kader menterinya untuk membangun komunikasi politik ke PPP, PAN dan PKB.

"Kami sudah menugaskan seperti Ibu Puan Maharani (menko PMK), Pak Tjahjo Kumolo (mendagri), maupun Pak Yasonna Laoly (menkumham), dan Pak Pramono Anung untuk membangun komunikasi yang lebih intens lagi kepada mereka", ujarnya. (JPNN/Vivanews)
Prevalence Rate of HIV-AIDS (CIA fact book 2009)
The Africa Continent, home for 1.1 billion people. Approximately 40% population is Muslims, most of them widely spread in the northern region.

This region include Arabic language or natives African, such as Egypt, Libya, Morocco, Tunisia and Algerie, Sudan, Somalia, Djibouti, Gambia, Mauritania, Mali, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, etc.

Islam becomes the absolute majority religion in these countries.

On several countries, composition of Muslims and Christians adherents is not so different, that is around middle of Africa. Like Nigeria and Ethiopia, has equal number between Muslim and Christian.

But more to the south, the presentation of Islamic adherent is smaller until smallest.

Spread of religion

Sub-Saharan region or south of Sahara desert is the region with higher number HIV/AIDS in Africa and around the world.

Base of the UNAIDS (United Nations Programme on HIV/AIDS) data, in 2013 there was 24.7 million Sub-Saharan living with HIV inside their body.

Northern Africa with Muslim majority become one place in the continent with smallest percentage of HIV/AIDS.

Example, for 96% of Muslims percentage in Senegal, only 0.5% patients of this virus. Compared with average HIV/AIDS in Africa, reaches 2.2% for 1.1 bilion people.

The uniqe fact is Sudan, where also Muslim-majority, the number of people with HIV/AIDS only 0.3%.

2011, Sudan split with the South Sudan (Christian-majority and Africa religion).

Base 2015 data, the rate HIV/AIDS for South Sudan was reaches 2.5% from population. Higher than Sudan until 8x.

The south area of Africa is the most severe level area of people with HIV/AIDS. For instance is the South Africa a number of 68 million people (18,9% population) are suffering from HIV/AIDS. The numbers of Muslims there are very minority, less than 2% of the population.

In Switzerland, the level of HIV/AIDS reaches 27,7%, while a number of Islamic adherents is not reaches to 0,2% there. 

The comparative number of HIV/AIDS correlated with the Muslims population for several countries (UNAIDS 2014-2015):

1. (Egypt, 95% Muslims, number of HIV/AIDS: < 0.1%)
2. (Senegal, 96% Muslims, number of  HIV/AIDS: 0.5%)
3. (Mauritania, 99% Muslims, number of HIV/AIDS: 0.7%)
4. (Marocco, 99,9% Muslims, number of HIV/AIDS: 0.1%)
5. (Gambia, 95% Muslims, number of HIV/AIDS: 1.8%)
6. (Djibouti, 97% Muslims, number of HIV/AIDS: 1.6%)
7. (Mali, 92% Muslims, number of HIV/AIDS: 1.4%)
8. (Niger, 80% Muslims, number of HIV/AIDS: 0.5%)
9. (Nigeria, 50% Muslims, number of HIV/AIDS: 3.2%)
10. (Chad, 55% Muslims, number of HIV/AIDS: 2.5%)
11. (Togo, Muslims <20%, number of HIV/AIDS: 2.4%)
12. (South Africa, Muslims < 2%, number of HIV/AIDS: 18.9%)
13. (Swaziland, Muslims <1%, number of HIV/AIDS: 27.7%)
14. (Zimbabwe, Muslims <1%, number of HIV/AIDS: 16.7%)
15. (Lesotho, Muslims <0,1%, number of HIV/AIDS: 23.4%)

Ilustation "level" of HIV/AIDS by country (wiki)

Although there are many factors can determine the spreading of HIV/AIDS in Africa, but according UNAIDS data, the composition of Muslims population has inverted comparison with percentage HIV/AIDS. (UNAIDS/rslh)
Jumpa pers DPP PDI Perjuangan terkait Pilkada DKI 2017 (Vivanews)
PDI Perjuangan sebagai partai utama pengusung Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017, akan meningkatkan komunikasi dengan partai politik pendukung pemerintahan Jokowi-JK.

3 partai tersebut adalah PAN, PKB dan PPP, yang sebelumnya berkoalisi dengan Demokrat mengusung Agus-Sylvi.

Seperti diungkap sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, komunikasi segera dilakukan guna untuk menghadapi coblosan ronde 2 yang akan digelar 19 April 2017.

Adapun evaluasi tim pemenangan sudah berjalan setelah putaran pertama selesai.

"Evaluasi dalam rangka putaran kedua dan upaya bekerja sama membangun komunikasi dengan partai politik pendukung Jokowi-JK kami terus lakukan, termasuk petugas-petugas partai kami juga terus melakukan komunikasi yang intens untuk membangun komunikasi”, kata Hasto, Sabtu (18/2), dikutip dari Vivanews.

Hasto menambahkan, PDIP bahkan telah menugaskan sejumlah kader menteri-menterinya membangun komunikasi politik ke partai-partai sasaran itu.

"Kami sudah menugaskan seperti Ibu Puan Maharani (menko PMK), Pak Tjahjo Kumolo (mendagri), maupun Pak Yasonna Laoly (menkumham), dan Pak Pramono Anung untuk membangun komunikasi yang lebih intens lagi kepada mereka", ujarnya.

Sementara menurut Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, komunikasi dengan tiga partai politik itu sudah dilakukan sejak digelarnya konferensi pers kekalahan Agus Yudhoyono.

"Komunikasi politik PDI Perjuangan dengan tiga parpol seperti PKB, PAN, PPP dilakukan intensif sejak AHY menyatakan diri kekalahannya kemarin. Hari ini Mas Hasto juga akan bertemu dengan ketua umum PKB, dan komunikasi akan terus dilakukan kepada partai politik pendukung pemerintahan Jokowi-JK lainnya", kata Basarah.

Demokrat tidak diajak
Namun, Basarah menegaskan, partai Demokrat sebagai poros koalisi Agus-Sylvi tidak akan diajak berkoalisi oleh PDIP guna memenangkan Ahok-Djarot.

"Nah, sebagai partai penyeimbang, tentu saja logika politik yang kami bangun tentu pada putaran kedua ini Demokrat akan mengambil posisi sebagai partai penyeimbang. Karena itulah kami tidak ingin mengganggu, apalagi masuk kepada yurisdiksi politik rumah tangga Partai Demokrat yang telah menentukan posisi politiknya sebagai partai penyeimbang", kata Basarah.

Ketika disinggung bagaimana jika Demokrat berinisiatif membangun komunikasi dengan PDIP, Basarah menyatakan pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait dinamika politik yang ada.

"Ya, kita melihat dinamika politik ke depan. Proses ini kan terus berjalan, politik ini kan sangat cair dan dinamis. Baru kemudian nanti kita bisa buat kesimpulan-kesimpulan tentang bagaimana taktik dan strategi terkait dengan kerja sama yang akan dibangun oleh partai-partai politik yang lain, termasuk dengan Partai Demokrat", katanya. (Vivanews)
Abdulbasit dibawa menuju Turki
Anak Suriah yang kehilangan 2 kakinya akibat serangan udara rezim Assad, kini memasuki fase pemulihan.

Tak sampai sehari setelah foto dan video Abdulbasit al-Satouf menyebar, lembaga kemanusiaan IHH langsung mengirim ambulans untuk menjemputnya dan dibawa ke rumah sakit di Turki.

Berikut foto-foto upaya pertolongan pada Abdulbasit:

Saat baru dirawat seadanya di Suriah

Relawan IHH menjemput Abdulbasit
Tak hanya kehilangan 2 kaki, Abdulbasit juga kehilangan ibu dan saudarinya yang meninggal akibat serangan itu.

Menurut para aktivis, ketika serangan terjadi keluarga itu tengah makan siang bersama. Tiba-tiba terdengar suara helikopter.

Sang ayah memperingatkan agar segera bersembunyi. Namun qadarullah, helikopter menjatuhkan bom tepat di atas mereka.

Sebuah video amatir merekam suasana pasca serangan di daerah al-Habaet, selatan Idlib.

"Ya Allah.. Allahu Akbar!!", begitu lantunan kata-kata yang terdengar dalam video, ketika seorang lelaki merekam suasana pasca serangan udara.

Dari lokasi kepulan, seorang lelaki menggendong anak kecil yang hancur kedua kakinya. Ia segera diletakkan di atas tanah, menunggu bantuan lebih lanjut.

Di luar dugaan, Abdulbasit tiba-tiba terbangun dan berucap sesuatu.

"Ayah, gendong saya. Angkat saya", katanya.